Tips Buat Kamu Memilih Lomba

Buat kamu-kamu yang lagi hobi lari, gimana memilih lomba yang tepat supaya nantinya jangan nyesel atau ngeluh sama lombanya. Ini nih tips buat kamu

1. Tanggal dan Waktu

Kalau kamu mikir tanggal lomba pasti di hari Sabtu atau Minggu, belum tentu, ada lomba yang diadakan sampai berhari-hari, tergantung sama apa yang dilombakan. Kalau kamu ikut lomba seperti ini, harus dipikirin gimana cara menyiasatinnya, apa ngambil cuti kerja, minta ijin, kalau terpaksa kabur , sebaiknya dipertimbangkan kembali.

Sehabis lomba, biasanya kamu butuh waktu sehari untuk recovery? Kalau iya sebaiknya kamu pilih lomba di hari Sabtu, supaya di hari Minggu bisa istirahat.

Waktu lomba juga beragam, ada yang jam 7.00, 8.00, 6.00, 19.00, 00.00. Kalau rabun senja pilihlah lomba yang di pagi hari, sebaliknya kalau takut panas, pilih yang malam hari.

2. Tempat dan biaya lomba

Tempat mempengaruhi biaya yang kamu keluakan. Misalkan lomba lari di papua, biaya lomba hanya ratusan ribu, tetapi tiket pesawat pulang pergi jalan sudah jutaan, belum lagi biaya hotel dan perjalanan ke tempat lomba, biaya yang dikeluarkan menjadi besar.

Pilihlah lomba yang sesuai kantongmu, jangan sampai kamu ngutang kiri kanan hanya untuk sebuah lomba. Setelah lomba, jadi sibuk bayar cicilan deh.

3. Jenis Lomba

Jenis lomba tergantung dari kemampuan kamu.

Lari di jalan 5 km tidak sama dengan lari 5 km di gunung. Lari di gunung Rinjani 10 km berbeda dengan lari di gunung gede 10 km. Kalau kamu tidak sanggup lari half marathon (21 km)di jalan, jangan ikut lomba lari marathon (42 km) di gunung. Kalau kamu tidak bisa berenang, sebaiknya hindari triathlon.

Setiap jenis lomba berbeda tantangannya. Lari di jalan, yang kamu hadapi teriknya matahari, polusi udara dan kendaraan, lari di gunung tantangannnya cuaca alam yang serba tidak jelas dan kadang bisa menjadi ekstrim. Pilihlah jenis lomba yang sesuai dengan kemampuanmu. Jangan sampai kamu salah pilih dan kurang persiapan.

4. Track  dan jarak lintasan.

Biasanya di setiap lomba ada peta lintasan. Perhatikan baik-baik, terutama buat kamu yang suka lari di gunung. Peta lintasan sangat penting jadi panduan lari apalagi lari malam-malam di gunung dan berkabut. Kalau hanya mengandalkan marking/tanda dari panitia, bisa-bisa tersesat.

Cari tahu track yang akan kamu lewati, susun strategi dan buat persiapan apa yang mau dibawa.

Sebagai ajang menguji kemampuan kamu, pilihlah jarak lintasan setahap diatas kemampuan kamu.

5. Fasilitas

Fasilitas selalu tercantum di peta lintasan. Perhatikan di kilometer tertentu, fasilitas apa yang ada disana, apakah itu air, ambulance, tempat penampungan atau lainnya. Sehingga pada saat darurat seperti dehidrasi, kamu bisa segera berlari ke arah depot air minum. Kalau fasilitas yang tercantum di dalam peta ternyata tidak ada di area lari, segera tanyakan ke panitia.

6. Sponsor

Semakin “besar” sponsor, semakin banyak yang kamu dapatkan. Apakah itu kaos lari yang bagus, makanan yang enak dan berlimpah, medali yang keren atau goodie bag yang berkesan. Dalam setahun ada banyak perlombaan, pilih yang menarik dan unik buat kamu, dan lihat siapa sponsornya, meyakinkan atau tidak?

7. Tata tertib dan peraturan

Tata tertib mungkin tidak tercantum dimana-mana tetapi sudah ada di kamu.

Contohnya ngantri untuk mengambil medali finisher, buang sampah pada tempatnya, tidak dorong-dorongan waktu check point,menjaga kebersihan di toilet, parkir kendararaan ditempat yang telah disediakan dan sebagainya.

Kalau kamu menjaga tata tertib pasti event lomba yang fun menjadi lebih fun dan  yang keren jadi tambah wah.

Peraturan sering kamu baca di email konfirmasi dari panitia atau bisa juga disampaikan di briefing sebelum lomba.

Peraturan itu semuanya untuk menjaga kamu dan peraturan yang ada di lomba munculnya dari pengalaman panitia sendiri, jadi kalau kamu ragu sama peraturan tertentu,sebaiknya tanyakan ke panitia.

Contoh : peraturan panitia mengharuskan kamu membawa peralatan dan perlengkapan seperti emergency blanket (selimut darurat), sealtape, snack, bla bla bla dan bla bla bla. Wah banyak sekali yang harus dibawa, apa beneran kepakai? Kalau kamu tidak yakin, tidak tahu fungsi dan cara menggunakanya, tanyakan saja ke panitia.

Selain itu ada juga peraturan yang mengharuskan kamu melewati tempat tertentu, dan ada beberapa tempat yang berbahaya untuk dilewati umum. Ikuti saja, setiap peraturan dan larangan pasti ada alasannya.

Kalau kamu bisa menaati tata tertib dan peraturan, mau lombanya di jalan atau pun di gunung tidak masalah.

8. Diclaimer

Apa itu Disclaimer?

Disclaimer sering kamu temukan di bagasi tag, bagian bawah keterangan lomba dan lainnya. Disclaimer merupakan pernyataan dari pihak penyelenggara dan biasanya selalu terlewatkan oleh kamu.

Contoh DISCLAIMER:PANITIA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP SEGALA RESIKO YANG DIALAMI PESERTA DALAM LOMBA INI.

Contoh disclaimer diatas menunjukkan kalau terjadi sesuatu cidera atau hal yang membahayakan jiwa, akan menjadi tanggung jawab peserta.

Bacalah baik-baik disclaimer di setiap lomba, terutama kalau kamu mau ikut trail run. Kalau kamu belum siap dengan resikonya, lebih baik dipikirkan kembali.

 

9. Visi dan Misi lomba

Setiap lomba punya visi dan misi yang berbeda, ada yang untuk promosi, memperkuat rasa persaudaraan dalam satu perusahaan, charity (amal), sadar akan alam, fun, pengenalan budaya dan lainnya.

Visi dan misi lomba bisa juga dari kamu sendiri. Apa yang mau kamu capai di perlombaan ini, uji nyali, fun, pedekate, amal, dan sebagainya. Tentukan alasan kamu berlari di lomba dan pilih lomba yang sesuai dengan goal kamu.

Nah, itu aja tips buat kamu milih lomba, semoga bermanfaat.